Monday, 1 June 2009

Kejurda Senior Surabaya tahun 97




Assalamualaikum wr wb
 
Alhamdulillah akhirnya anak2 Tulungagung bisa ikut berpartisipasi di ajang kejurda walopun belum bisa mewakili nama daerah kita, yang mana akhirnya kita bertanding menggunakan nama daerah tetangga. Hal tsb tidak menjadi kendala karena memang yang kami utamakan saat itu adalah pengalaman buat atlet maupun pengurus.
Kami saat itu masih didukung sepenuhnya dengan Dep SosPol Tulungagung sehingga transportasi dan akomodasi ke lokasi tujuan bisa lancar. Jadi dari Tulungagung kami berangkat dengan disewakan mobil carry yg cukup untuk atlet maupun pengurus. Sampai di lokasi menjelang solat jumat, bahkan kami yg muslim sempet tidak kebagian tempat di salah satu masjid untuk menunaikan kewajiban. Alhamdulillah, solat jumat dah kelar, dan kami kembali ke lokasi pemondokan. Sebelumnya ketua rombongan yakni mas Papang telah mengurus administrasi ke panitia, jadi siang itu kita bisa segera istirahat setelah perjalanan hampir 4jam dari Tulungagung ke Surabaya.
Sorenya baru kita diinstruksikan untuk pemanasan, tidak perlu latihan yg berat, sekedar melemaskan kaki2 saja. Disini baru dimulai psy war thd tim lain yg berdekatan pemondokannya dengan kami. Kami nendang2 target dengan santai, namun "tim sukses" di sebelahnya beraksi dengan saling menghentakkan target lain sehingga timbul bunyi yg keras seolah2 kami menendang dengan normalnya. Dengan harapan tim lain mendengar dan bisa menimbulkan sedikit kekuatiran...he...4x.
Namun hal tsb tidak berlangsung lama,,,setelah dirasa cukup, kita berbenah, mandi dan istirahat lagi untuk persiapan besok bertanding.

Malam sebelum tanding, kita sempet berpoto ria seperti ini.

Dari kiri ke kanan, Anang (mbah Wo), Among wahyu (adiknya sabeum Among Hadi, atlet Kediri), Ayu (atlet TA), Tiyas (Atlet TA), saya (penggembira), Erik (atlet TA), yg moto si Paulus ( pengurus TA)

Sayang kami tidak mempunyai dokumentasi yg memadai saat pertandingan jadi kami hanya bisa menuangkannya lewat tulisan.
Total ada 4 atlet Tulungagung yg ikut serta dimana salah satunya dari atlet putra kelas middle kayaknya (mas Bambang).
Akhir kata, kami semua belum bisa mendapatkan medali, namun hal itu wajar karena ini merupakan pertandingan perdana kami dan juga pelatih kami tidak menargetkan apa2 kecuali untuk menambah pengalaman.
Trus, besoknya kami persiapan pulang dengan naik kereta api.
Alhamdulillah kami senang semua dengan pengalaman kali ini termasuk juga diriku bisa dua2an dengan si Tiyas,,,he,,5x.
 
Apalagi pas didalem kereta,,,waaah,,,bisa aja si Anang ngambil momentnya..!
 
Tapi terlepas dari semua itu, kami semua bisa pulang dengan selamat tidak kurang suatu apapun.
Dan hal ini merupakan titik awal Taekwondo Cabang Tulungagung bisa eksis dan di segani di jawa timur.
 
Wassalamualaikum wr wb.